Sabtu, 14 Juni 2014

KERIPIK SASUPAN, KERIPIK PUTRI MALU


Kembali Barsel Promo memasarkan keripik putri malu. Keripik yang dimaksud adalah keripik yang bahannya berasal dari tumbuhan air yang di daerah ini disebut sasupan banyu atau sasupan danum alias putri malu air. 
.
Tumbuhan ini sama sifatnya dengan putri malu pohon, hanya saja yang berbeda adalah tempat tumbuh dan bentuk batangnya saja. 
.
KERIPIK SASUPAN DANUM
Dalam bahasan daerah di Kalimantan secara umum putri malu disebut sasupan yang arti juga sama yakni pemalu. Dengan demikian tumbuhan perdu jenis ini memang memiliki kemiripan penyebutan namanya yang relatif sama sehingga mudah dikenali dimana-mana.
.
Keistimewaan dalam khazanah putri malu di Kalimantan khususnya Kalimantan Tengah terutama di Kabupaten Barito Selatan, ada putri malu yang biasa dijadikan sayuran. Ciri daun, bunga dan sifat pemalunya sama dengan perdu mimosa pudica namun tumbuhnya di air dan hidup merayap seperti kangkung. Tumbuhan inilah yang dikenal dengan Sasupan danum atau sasupan banyu atau putri malu air. 
.
Sejak lama tumbuhan ini dijadikan sayur dan dimasak dengan nama masakan "Gangan Karuh"  (Bahasan Banjar)  atau "Juhu Keruh"  (Dayak Bakumpai/Ngaju Kapuas). 
.
Sasupan danum inilah yang dijadikan Keripik oleh juru masak Barito Raya Pro Buntok. Bahan dasar putri malu diperoleh dari danau Keladan di dalam kota Buntok. Pada musim hujan ini pertumbuhannya sangatlah subur sehingga bahan baku keripik menjadi lebih melimpah di pasar Terowongan Buntok.

KERIPIK USUS AYAM

Barsel Promo memasarkan satu lagi keripik sebagai produk terbaru yaitu keripik usus ayam. Keripik ini baru dibuat kemarin Kamis tanggal 12 Juni 2014 dan mulai dipasarkan hari ini Jum’at tanggal 13 Juni 2014 di Gerai Barsel Promo, Jalan Panglima Batur nomor 7, Karang Paci Ujung atau samping kantor Kejaksaan Negeri Buntok.
.
Keripik dijual seharga Rp. 20 ribu per bungkus, dikemas dalam paking alumunium foil dan dimaksudkan sebagai produk oleh-oleh khas Kabupaten Barito Selatan. Keripik ini diproduksi oleh Barito Raya Pro Buntok, nomor kontak 081349606504.
.
Semoga perkenalan ini bermanfaat adanya. Sekian dan atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
.

Minggu, 18 Mei 2014

BARSEL PROMO DIIKUTKAN KE KALTENG EXPO 2014 DI PALANGKA RAYA


Barsel Promo dibentuk sebagai upaya mewadahi adanya upaya membuat, mengembangkan dan memasarkan beraneka ciri khas daerah secara umum khususnya Kabupaten Barito Selatan. 
.
Upaya kecil kami ini dimulai dengan dibukanya gerai Barsel Promo di Jalan Panglima Batur nomor 7 Buntok tepat di simpang jalan Karang Paci atau samping kanan Kantor Kejaksaan Negeri Buntok dengan memasarkan Keripik Lambiding (kelakai), Keripik Paku, Keripik Putri Malu Air (Sasupan Danum), Keripik Lais dan Keripik Mandai. Disamping itu dipasarkan juga Stik Lambiding, Stik Paku, Stik Lancar Kujang, Stik Nanas, Stik Sayuran.
.
Kami juga memasarkan buku-buku buatan sendiri berjudul Nan Sarunai Usak Jawa (sejarah), Gigir Gampar Barito Raya (sejarah), Liang Saragi (legenda Bartim) dan Punakawan dalam Satire Dayak Besar (wayang Buntok).
.
Rupaya sayup-sayup upaya kecil ini mampu dirasakan oleh instansi tertentu di daerah ini sehingga mereka berkenan membeli dan membawa produk Barsel Promo guna dipajang pada even tahunan Kalteng Expo 2014 yang akan dilangsungkan tanggal 19 sampai 24 Mei 2014 di Palangka Raya.
 
Atas penghargaan ini maka kami Barsel Promo mengucapkan terima kasih kepada fihak Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Barito Selatan, khususnya Bapak Ir Suwandi yang berkenan membawa produk kami berupa Stik Paku, Stik Lambiding (kelakai) dan Stik Lancar Kujang.

Jumat, 18 April 2014

SOS (Save Orchids Seriously)

SOS

Save Orchids Seriously. Selamatkan anggrek kami secara serius. Bagai mana tidak? Setiap hari hutan menyusut. Kayu-kayu sebagai induk semang anggrek bertumbangan. Lereng-lereng lembah dan gunung kapur dikapling dan diekspoitasi demi tujuan ekonomi praktis. Katanya saja Gerakan Menanam Satu Miliar Pohon, toh penebangan sangat masif, terencana dan babat habis setiap harinya. Ramuk rakai himba kampung diubrak-ubrak-lunyak.
Agar anggrek asli masih bisa terlihat dan dinikmati sebaiknya Pemerintah menyiapkan pencadangan lahan sebagai tempat konservasi alami karena Barito Selatan belum memiliki kawasan konservasi alam baik flora maupun fauna. Kawasan seperti Bumi Perkemahan Pramuka "Lalemu Lewas" bisa dijadikan konservatori Anggrek Barsel karena kawasan itu memang habitat asli anggrek.

Adapun taman anggrek eks situ yang selama ini ada di Sanggu semakin perlu untuk lebih diperhatikan, bila perlu diperluas dan diseriusi penanganannya sehingga Sanggu yang selama ini identik dengan anggrek bisa lebih dikenali lagi.

Kami Barsel Promo melalui Nilam Orchid sudah membuka pusat penangkaran anggrek asli Barito Selatan di Jalan Keladan Nomor 47 Buntok dengan harapan dapat mendukung terus meningkatnya permintaan anggrek alam daerah ini dari luar daerah.

Kalau tidak ditangani dengan baik maka lambat laun anggrek asli akan hilang akibat hutannya hilang atau penjarahan aset alam yang tidak terkendali. Ingat..., hukum suplai dan deman berlaku dinamis di sini saat ini.

Kontak kami Maidi Al Harits nomor 0852 4951 3880.

KITA APAKAN POTENSI KAMPUNG TERAPUNG BAMBALER

Dusun Bambaler adalah anak desa Baru, kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. Kampung ini adalah kampung nelayan terapung yang berada di atas sungai Maliau, anak sungai Barito. Dengan demikian semua rumah penduduk mengambang diatas perairan.

Seluruh penduduk adalah nelayan tangkap yang mengusahakan ikan sungai dan danau yang mengelilingi kampungnya. Hasil tangkapan langsung dijual namun sebagian yang tidak memenuhi ukuran dipelihara di keramba apung yang berada disekitar rumah tinggal.
Mobilitas untuk lalu lintas penduduk adalah perahu jukung atau kelotok. Oleh karena itu setiap hari kita saksikan lalu lintas perahu seliweran di atas sungai Maliau, baik anak-anak yang pergi ke sekolah atau penduduk dewasa yang pergi untuk berbagai keperluan.
Bagus memang kawasan ini dijadikan obyek wisata alam karena hutan alam yang mengelilinginya masih orisinil dan satwa asli masih bebas berkeliaran disekilingnya. Namun apa bisa ya..., inilah pertanyaan. Sayang kalau tidak digarap karena jaraknya dengan Buntok hanya sekitar 40 menit naik kelotok.

Kamis, 17 April 2014

SOS (Save Orchids Seriously)

SOS
Save Orchids Seriously. Selamatkan anggrek kami secara serius. Bagai mana tidak? Setiap hari hutan menyusut. Kayu-kayu sebagai induk semang anggrek bertumbangan. Lereng-lereng lembah dan gunung kapur dikapling dan diekspoitasi demi tujuan ekonomi praktis. Katanya saja Gerakan Menanam Satu Miliar Pohon, toh penebangan sangat masif, terencana dan babat habis setiap harinya. Ramuk rakai himba kampung diubrak-ubrak-lunyak.
Agar anggrek asli masih bisa terlihat dan dinikmati sebaiknya Pemerintah menyiapkan pencadangan lahan sebagai tempat konservasi alami karena Barito Selatan belum memiliki kawasan konservasi alam baik flora maupun fauna. Kawasan seperti Bumi Perkemahan Pramuka "Lalemu Lewas" bisa dijadikan konservatori Anggrek Barsel karena kawasan itu memang habitat asli anggrek.
Adapun taman anggrek eks situ yang selama ini ada di Sanggu semakin perlu untuk lebih diperhatikan, bila perlu diperluas dan diseriusi penanganannya sehingga Sanggu yang selama ini identik dengan anggrek bisa lebih dikenali lagi.
Kami Barsel Promo melalui Nilam Orchid sudah membuka pusat penangkaran anggrek asli Barito Selatan di Jalan Keladan Nomor 47 Buntok dengan harapan dapat mendukung terus meningkatnya permintaan anggrek alam daerah ini dari luar daerah.
Kalau tidak ditangani dengan baik maka lambat laun anggrek asli akan hilang akibat hutannya hilang atau penjarahan aset alam yang tidak terkendali. Ingat..., hukum suplai dan deman berlaku dinamis di sini saat ini.
Kontak kami Maidi Al Harits nomor 0852 4951 3880.

SOS (Save Orchids Seriously)

SOS
Save Orchids Seriously. Selamatkan anggrek kami secara serius. Bagai mana tidak? Setiap hari hutan menyusut. Kayu-kayu sebagai induk semang anggrek bertumbangan. Lereng-lereng lembah dan gunung kapur dikapling dan diekspoitasi demi tujuan ekonomi praktis. Katanya saja Gerakan Menanam Satu Miliar Pohon, toh penebangan sangat masif, terencana dan babat habis setiap harinya. Ramuk rakai himba kampung diubrak-ubrak-lunyak.
Agar anggrek asli masih bisa terlihat dan dinikmati sebaiknya Pemerintah menyiapkan pencadangan lahan sebagai tempat konservasi alami karena Barito Selatan belum memiliki kawasan konservasi alam baik flora maupun fauna. Kawasan seperti Bumi Perkemahan Pramuka "Lalemu Lewas" bisa dijadikan konservatori Anggrek Barsel karena kawasan itu memang habitat asli anggrek.
Adapun taman anggrek eks situ yang selama ini ada di Sanggu semakin perlu untuk lebih diperhatikan, bila perlu diperluas dan diseriusi penanganannya sehingga Sanggu yang selama ini identik dengan anggrek bisa lebih dikenali lagi.
Kami Barsel Promo melalui Nilam Orchid sudah membuka pusat penangkaran anggrek asli Barito Selatan di Jalan Keladan Nomor 47 Buntok dengan harapan dapat mendukung terus meningkatnya permintaan anggrek alam daerah ini dari luar daerah.
Kalau tidak ditangani dengan baik maka lambat laun anggrek asli akan hilang akibat hutannya hilang atau penjarahan aset alam yang tidak terkendali. Ingat..., hukum suplai dan deman berlaku dinamis di sini saat ini.
Kontak kami Maidi Al Harits nomor 0852 4951 3880.

Oleh-oleh Kalimantan

Jan 12 Oleh-oleh Kalimantan Kami juga memasarkan beberapa jenis oleh-oleh khas Kalimantan, diantaranya mandau, tas manik motif Da...