Minggu, 30 November 2014

BUKU-BUKU LOKAL KALIMANTAN TENGAH

BUKU-BUKU LOKAL PRODUKSI BUNTOK

Barsel Promo Buntok memasarkan buku-buku lokal sebagai berikut: 
1) Sejarah Kalimantan Tengah I berjudul NAN SARUNAI USAK JAWA (Negara Dayak Dihancurkan Bangsa Jawa, ).
2) Sejarah Kalimantan Tengah II berjudul GIGIR GAMPAR BARITO RAYA, Amuk 1860-1905.
3). Wayang Kalteng berjudul PUNAKAWAN DALAM SATIRE DAYAK BESAR. 
4). Legenda Kabupaten Barito Timur berjudul LIANG SARAGI, Semuanya karena Cinta.

. https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisT2NuhE03KpEI61Io4dle_VOhyphenhyphenmgBgjlpbJDd0a-OGrPB0bNv5iSnYggvsSe10yFf7pupQ7blqocVGUo9-jN9JF-r-fW6EqZmJHk7qCxZrcrO0oxlJd01YIiUlzfhBsVn45KRQheQ9qc/s1600/FILE0001.JPG
Pengalaman Menulis Syamsuddin Rudiannoor : 1). Juara I Sayembara Mengarang Prosa Hari Pahlawan ke – 36 Tahun 1981 Tingkat Kabupaten Kapuas.  2). Juara II Sayembara Mengarang Hardiknas Tingkat Propinsi Kalimantan Tengah Tahun 1982. (Kanwil Depdikbud).  3). Penerima Sertifikat Lomba  Karya  Tulis  Ilmiah Keagamaan Tingkat Nasional untuk Mahasiswa dari IMM-UGM Yogyakarta Tahun 1987.  4). Pendidikan  Pers dan Teknik Penulisan Karya Ilmiah Populer di Sema Fisip  Universitas Sunan Giri Surabaya tahun 1987.   5).  Penerima Penghargaan  Sayembara Karya Tulis Ilmiah Populer Nasional dari Majalah Amanah Jakarta Tahun 1988.  6). Koresponden / Perwakilan Kalteng Tabloid Pariwisata PESONA INDONESIA  Jakarta Tahun 1990-1992. 7). Koresponden / Perwakilan Kalteng Tabloid Pariwisata  WARTA PESONA  Bandung  Tahun 1991-1993.  8). Penulis tetap Bulanan Pariwisata  GRAHA WISATA Jakarta tahun 1991-1993. 9). Penulis  cerpen  temporer untuk harian ibukota (Sentana,  Pos  Kota, Terbit) tahun 1983-1990.   10. Penulis Kolom  dan  Opini  untuk  Koran  Kalselteng hingga sekarang.



Alamat Pemasaran
Jalan Panglima Batur No. 7 Buntok
Kontak / SMS 0813 4960 6504

Senin, 27 Oktober 2014

ANGGREK BARITO SELATAN TERANCAM KEBAKARAN






Kami kelompok usaha bersama BARSEL PROMO Buntok sangat berduka cita atas terjadinya musibah rutin tahunan kebakaran hutan, semak dan lahan di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.

Sungguh sangat menyedihkan bahwa kebakaran itu terjadi sejak bulan Agustus, September bahkan semakin parah memasuki Oktober 2014. Konon Buntok yang biasanya relatif lebih bersih dari asap dan pembakaran lahan, justru tahun ini termasuk yang terparah kejadiannya. Buktinya sekolah yang sebelumnya tidak pernah libur malah diliburkan akibat musibah lingkungan ini. Otomatis kualitas kesehatan masyarakat menurun tajam dan penyakit ISPA menjadi-jadi penyebarannya.
 
Atas keprihatinan ini maka kami Barsel Promo mencoba berjalan-jalan memperhatikan dampak lingkungan akibat kebakaran yang terjadi. Kami pun mengabaikan kabut asap yang menyesakkan dada dan memutuskan untuk menelusuri ruas jalan Buntok – Palangka Raya. Dan tampaklah di kiri-kanan jalan adanya bekas-bekas hutan dan lahan yang telah dilalap api.
 
Sangat sedih hati menyaksikan akibat bencana ini sebab di sepanjang jalan Buntok – Palangka Raya pada dasarnya adalah hutan dan semak yang kaya akan tumbuhan anggrek alam dan kantong Semar (nephenthes). Belum lagi kawasan ini merupakan habitat alami satwa liar seperti kera, orang utan, biawak, trenggiling, aneka jenis ular dan burung-burung endemik Kalimantan.
Kami pun masuk ke hutan dan semak yang masih selamat dari kebakaran meski pun bagian depannya sudah hangus dimakan api. Apa yang didapati? Alhamdulillah masih ada beraneka kantong Semar dan anggrek yang tetap hidup walau pun keadaannya agak layu akibat panasnya udara dari kebakaran yang telah terjadi.
Kami berharap agar pemerintah daerah mau menyisakan hutan alam yang ada di sepanjang jalan Buntok – Palangka guna dijadikan hutan lindung atau arboretum karena di daerah ini memang habitat asli tanaman langka asli Kalimantan. Mudah-mudahan himbauan ini di dengar oleh yang berkuasa atas hutan, alam dan lingkungan hidup kami.

Jumat, 05 September 2014

KALTENG DILANDA KABUT ASAP

Saya berangkat dengan sepeda motor dari Buntok pada pagi Selasa tanggal 2 September 2014 pukul 07.00 WIB menuju Palangka Raya. Perjalanan ditempuh selama 3,5 jam, antri isi BBM dan istirahat sebentar di Palangka Raya, lalu langsung tancap gas menyusuri jalanan trans Kalimantan menuju Kuala Kapuas. Tujuan ke Kuala Kapuas adalah menziarahi ibu yang masih sakit tua (75) sedangkan ayah (79) baru meninggal tanggal 23 April 2014 lalu.
Dari arah Buntok - Palangka Raya, hambatan perjalanan relatif tidak ada kecuali sedikit pemandangan tidak sedap dari terbakarnya lahan di kiri-kanan jalan yang terdiri dari hutan, semak dan ladang. 
Spot kebakaran terutama terlihat di wilayah kabupaten Kapuas yakni di kecamatan Timpah. Areal yang terbakar atau dibakar tampaknya pembukaan lahan perladangan masyarakat dan area perkebunan kelapa sawit. 
Begitu perjalanan memasuki batas luar kota Palangka Raya yakni kelurahan Kalampangan, bau asap mulai terasa. Sesampainya di batas wilayah kota Palangka Raya - Pulang Pisau, ternyata asap hitam dari kebakaran lahan sudah tampak di depan mata. Dari simpang Kameloh tampaklah jelas asap hitam  terus membumbung pekat menghitami langit. Ternyata kebakaran lahan yang cukup besar sedang terjadi di wilayah desa Taruna Jaya, kabupaten Pulang Pisau. 
Kebakaran lahan gambut, semak belukar dan hutan sedang terjadi sangat besar di daerah ini. Cakupannya meliputi wilayah desa Taruna Jaya dan Tumbang Nusa. Jilatan api dan kepulan asap tebal dari lalapan lidah api di lahan gambut  cukup membuat cuaca menjadi sangat panas, bau yang menyengat dan mata perih serta pernapasan yang sesak terengah-engah.
 
Dari peristiwa ini dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian wilayah Kalimantan Tengah masih sangat rentan resiko kebakaran lahan gambut dan hutan lainnya walau pun peringatan bahaya kebakaran sudah sering diberitakan dan banyak ditebar terpasang di tempat-tempat beresiko.
Peristiwa yang terlihat disekitar kabupaten Pulang Pisau dan kota Palangka Raya, tampaknya kebakaran hutan dan lahan tahun ini sudah membuat kerepotan tersendiri bagi masyarakat dan pemerintah daerah. Dari lapangan tampak Petugas PT Telkom Palangka Raya cukup sibuk memblokir api yang sangat membahayakan kabel tanam mereka mengingat jalan kabel yang melintas berada di tanah gambut yang mudah dimakan api.
Pada hari Jum'at tanggal 5 September 2014 saya melintasi jalan yang sama dari Kuala Kapuas - Palangka Raya - Buntok, ternyata kebakaran masih terus terjadi dan malah semakin membesar. Asap berbau yang menyesakkan dada sudah menyelimuti kota Palangka Raya. 
Marilah kita banyak bertaubat kepada Allah, siapa tahu peristiwa ini merupakan konsekwensi dari dosa-dosa kita yang senantiasa berulang setiap tahunnya.

Kata iklan Gubernur Kalimantan Tengah dan wakilnya yang banyak dipasang di tepian jalan: "STOP KEBAKARAN. Biarkan Langit Biru Tanpa Asap Kebakaran Hutan dan Lahan". 
Semoga iklan ini bukan sekedar iklan tanpa makna karena dibelakang iklan ini secara faktual kebakaran lahan masih terus terjadi.

Senin, 01 September 2014

STOK DAN HARGA PRODUK DI GERAI BARSEL PROMO BUNTOK

Sudah enam bulan sejak 20 Februari 2014 Kelompok Usaha Bersama "Barsel Promo" Buntok membuat dan memasarkan produk oleh-oleh khas daerah Kalimantan Tengah. Cukup banyak pengalaman yang diperoleh dari dinamika proses produksi dan pemasarannya. Yang jelas semua itu semakin membuat pengalaman kami bertambah. 
Produk yang tersedia saat ini adalah keripik dan stik Lambiding (kelakai), keripik dan stik Paku, stik Nanas, stik Sayuran, stik Lancar Kujang (akar keladi) dan memperkenalkan produk baru stik Iwak Benangin. 
Masih tersedia buku-buku lokal asli buatan Buntok sebanyak lima judul, yaitu dua buah sejarah Kalteng "Nan Sarunai Usak Jawa " (Negara Dayak Dihancurkan Bangsa Jawa) dan "Gigir Gampar Barito Raya", satu judul wayang Buntok "Punakawan dalam Satire Dayak Besar", satu legenda Barito Timur "Liang Saragi, Semuanya karena Cinta" dan terakhir "Seks Bebas, Porno-aksi dan Ulama Birahi".
Daftar harga per 1 September 2014 untuk keripik tetap Rp. 15 ribu per bungkus dan stik Rp 10 ribu, kecuali yang kemasan ekonomis seharga Rp 6 ribu. Sedangkan harga buku adalah antara Rp 30 ribu sampai Rp 100 ribu per eksemplar.
Produk tersebut dapat diperoleh pada alamat dan nomor kontak yang tertera di atas. Sekian dan terima kasih.
 

Sabtu, 30 Agustus 2014

STIK IWAK BENANGIN

Kreasi jajanan kampung terbaru yang dipersembahkan oleh tukang keripik Syamsuddin Rudiannoor adalah Stik Iwak Benangin. Stik ini merupakan produk paling hanyar untuk variasi oleh-oleh khas Kalimantan Tengah khususnya kabupaten Barito Selatan.

Iwak benangin yang dipakai merupakan hasil tangkapan dari alam yakni dari sungai Barito dan perairannya. Ikan ini mirip ikan seluang namun agak lebih besar dan dagingnya lebih lembut. 
Karena ketersediaan ikan ini relatif tanpa musim, harganya murah, rasanya gurih dan senantiasa ada di pasar ikan "Beringin" Buntok maka  dicobalah menganeka-ragamkannya kedalam olahan penganan ringan khas daaerah.

Sekali dicoba ternyata langsung bagus. Alhamdulillah.., inilah nasib tukang keripik yang lagi beruntung. 

Semoga saja olahan terakhir ini bisa diterima oleh masyarakat Barito Selatan dan Kalimantan Tengah pada umumnya dan tidak membikin malu tatkala disebut sebagai oleh-oleh khas daerah.

Bagi yang berminat dapat menghubungi kami pada alamat dan kontak tersebut diatas, terima kasih.

Kamis, 28 Agustus 2014

OLEH-OLEH BARSEL SEGERA TERSEDIA LAGI

Label BarselSebagaimana posting kami pada hari Senin tanggal 14 Agustus 2014 dengan judul “Keripik dan Stik Lagi Kosong, Buku-buku masih Tersedia” maka kami atas nama Barsel Promo saat ini sedang memproduksi kembali aneka keripik dan stik. Dengan demikian insya Allah mulai hari Senin tanggal 1 September 2014 produk oleh-oleh khas Kabupaten Barito Selatan tersebut bisa diperoleh lagi di gerai kami.

Barsel Promo

Kami kembali minta maaf atas kekosongan ini mengingat beberapa calon pembeli yang datang dan pemesanan melalui panggilan telepon harus kecewa dan pulang dengan tangan hampa. Toko kami Barsel Promo insya Allah segera memasarkan produk oleh-oleh tersebut.

 
Sekian, terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf atas kekurangan kami.

Rabu, 06 Agustus 2014

KERIPIK DAN STIK LAGI KOSONG, BUKU-BUKU MASIH TERSEDIA

Saya Syamsuddin Rudiannoor atas nama Barsel Promo selama bulan Juli 2014 atau selama bulan ramadhan 1435 Hijriyah tidak memproduksi aneka keripik dan stik. Dengan demikian maka stok di gerai kami saat ini kosong. Oleh karena itu saya mohon maaf.
Kekosongan ini terjadi sampai akhir Agustus 2014 dan Insya Allah berproduksi lagi pada awal September 2014. 

Toko kami "SIMPANG" dan Barsel Promo masih  memasarkan buku-buku lokal mengingat stok yang masih tersedia.
 Sekian, atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Oleh-oleh Kalimantan

Jan 12 Oleh-oleh Kalimantan Kami juga memasarkan beberapa jenis oleh-oleh khas Kalimantan, diantaranya mandau, tas manik motif Da...