Jumat, 18 April 2014

SOS (Save Orchids Seriously)

SOS

Save Orchids Seriously. Selamatkan anggrek kami secara serius. Bagai mana tidak? Setiap hari hutan menyusut. Kayu-kayu sebagai induk semang anggrek bertumbangan. Lereng-lereng lembah dan gunung kapur dikapling dan diekspoitasi demi tujuan ekonomi praktis. Katanya saja Gerakan Menanam Satu Miliar Pohon, toh penebangan sangat masif, terencana dan babat habis setiap harinya. Ramuk rakai himba kampung diubrak-ubrak-lunyak.
Agar anggrek asli masih bisa terlihat dan dinikmati sebaiknya Pemerintah menyiapkan pencadangan lahan sebagai tempat konservasi alami karena Barito Selatan belum memiliki kawasan konservasi alam baik flora maupun fauna. Kawasan seperti Bumi Perkemahan Pramuka "Lalemu Lewas" bisa dijadikan konservatori Anggrek Barsel karena kawasan itu memang habitat asli anggrek.

Adapun taman anggrek eks situ yang selama ini ada di Sanggu semakin perlu untuk lebih diperhatikan, bila perlu diperluas dan diseriusi penanganannya sehingga Sanggu yang selama ini identik dengan anggrek bisa lebih dikenali lagi.

Kami Barsel Promo melalui Nilam Orchid sudah membuka pusat penangkaran anggrek asli Barito Selatan di Jalan Keladan Nomor 47 Buntok dengan harapan dapat mendukung terus meningkatnya permintaan anggrek alam daerah ini dari luar daerah.

Kalau tidak ditangani dengan baik maka lambat laun anggrek asli akan hilang akibat hutannya hilang atau penjarahan aset alam yang tidak terkendali. Ingat..., hukum suplai dan deman berlaku dinamis di sini saat ini.

Kontak kami Maidi Al Harits nomor 0852 4951 3880.

KITA APAKAN POTENSI KAMPUNG TERAPUNG BAMBALER

Dusun Bambaler adalah anak desa Baru, kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan. Kampung ini adalah kampung nelayan terapung yang berada di atas sungai Maliau, anak sungai Barito. Dengan demikian semua rumah penduduk mengambang diatas perairan.

Seluruh penduduk adalah nelayan tangkap yang mengusahakan ikan sungai dan danau yang mengelilingi kampungnya. Hasil tangkapan langsung dijual namun sebagian yang tidak memenuhi ukuran dipelihara di keramba apung yang berada disekitar rumah tinggal.
Mobilitas untuk lalu lintas penduduk adalah perahu jukung atau kelotok. Oleh karena itu setiap hari kita saksikan lalu lintas perahu seliweran di atas sungai Maliau, baik anak-anak yang pergi ke sekolah atau penduduk dewasa yang pergi untuk berbagai keperluan.
Bagus memang kawasan ini dijadikan obyek wisata alam karena hutan alam yang mengelilinginya masih orisinil dan satwa asli masih bebas berkeliaran disekilingnya. Namun apa bisa ya..., inilah pertanyaan. Sayang kalau tidak digarap karena jaraknya dengan Buntok hanya sekitar 40 menit naik kelotok.

Kamis, 17 April 2014

SOS (Save Orchids Seriously)

SOS
Save Orchids Seriously. Selamatkan anggrek kami secara serius. Bagai mana tidak? Setiap hari hutan menyusut. Kayu-kayu sebagai induk semang anggrek bertumbangan. Lereng-lereng lembah dan gunung kapur dikapling dan diekspoitasi demi tujuan ekonomi praktis. Katanya saja Gerakan Menanam Satu Miliar Pohon, toh penebangan sangat masif, terencana dan babat habis setiap harinya. Ramuk rakai himba kampung diubrak-ubrak-lunyak.
Agar anggrek asli masih bisa terlihat dan dinikmati sebaiknya Pemerintah menyiapkan pencadangan lahan sebagai tempat konservasi alami karena Barito Selatan belum memiliki kawasan konservasi alam baik flora maupun fauna. Kawasan seperti Bumi Perkemahan Pramuka "Lalemu Lewas" bisa dijadikan konservatori Anggrek Barsel karena kawasan itu memang habitat asli anggrek.
Adapun taman anggrek eks situ yang selama ini ada di Sanggu semakin perlu untuk lebih diperhatikan, bila perlu diperluas dan diseriusi penanganannya sehingga Sanggu yang selama ini identik dengan anggrek bisa lebih dikenali lagi.
Kami Barsel Promo melalui Nilam Orchid sudah membuka pusat penangkaran anggrek asli Barito Selatan di Jalan Keladan Nomor 47 Buntok dengan harapan dapat mendukung terus meningkatnya permintaan anggrek alam daerah ini dari luar daerah.
Kalau tidak ditangani dengan baik maka lambat laun anggrek asli akan hilang akibat hutannya hilang atau penjarahan aset alam yang tidak terkendali. Ingat..., hukum suplai dan deman berlaku dinamis di sini saat ini.
Kontak kami Maidi Al Harits nomor 0852 4951 3880.

SOS (Save Orchids Seriously)

SOS
Save Orchids Seriously. Selamatkan anggrek kami secara serius. Bagai mana tidak? Setiap hari hutan menyusut. Kayu-kayu sebagai induk semang anggrek bertumbangan. Lereng-lereng lembah dan gunung kapur dikapling dan diekspoitasi demi tujuan ekonomi praktis. Katanya saja Gerakan Menanam Satu Miliar Pohon, toh penebangan sangat masif, terencana dan babat habis setiap harinya. Ramuk rakai himba kampung diubrak-ubrak-lunyak.
Agar anggrek asli masih bisa terlihat dan dinikmati sebaiknya Pemerintah menyiapkan pencadangan lahan sebagai tempat konservasi alami karena Barito Selatan belum memiliki kawasan konservasi alam baik flora maupun fauna. Kawasan seperti Bumi Perkemahan Pramuka "Lalemu Lewas" bisa dijadikan konservatori Anggrek Barsel karena kawasan itu memang habitat asli anggrek.
Adapun taman anggrek eks situ yang selama ini ada di Sanggu semakin perlu untuk lebih diperhatikan, bila perlu diperluas dan diseriusi penanganannya sehingga Sanggu yang selama ini identik dengan anggrek bisa lebih dikenali lagi.
Kami Barsel Promo melalui Nilam Orchid sudah membuka pusat penangkaran anggrek asli Barito Selatan di Jalan Keladan Nomor 47 Buntok dengan harapan dapat mendukung terus meningkatnya permintaan anggrek alam daerah ini dari luar daerah.
Kalau tidak ditangani dengan baik maka lambat laun anggrek asli akan hilang akibat hutannya hilang atau penjarahan aset alam yang tidak terkendali. Ingat..., hukum suplai dan deman berlaku dinamis di sini saat ini.
Kontak kami Maidi Al Harits nomor 0852 4951 3880.

SOS (Save Orchids Seriously)

SOS
Save Orchids Seriously. Selamatkan anggrek kami secara serius. Bagai mana tidak? Setiap hari hutan menyusut. Kayu-kayu sebagai induk semang anggrek bertumbangan. Lereng-lereng lembah dan gunung kapur dikapling dan diekspoitasi demi tujuan ekonomi praktis. Katanya saja Gerakan Menanam Satu Miliar Pohon, toh penebangan sangat masif, terencana dan babat habis setiap harinya. Ramuk rakai himba kampung diubrak-ubrak-lunyak.
Agar anggrek asli masih bisa terlihat dan dinikmati sebaiknya Pemerintah menyiapkan pencadangan lahan sebagai tempat konservasi alami karena Barito Selatan belum memiliki kawasan konservasi alam baik flora maupun fauna. Kawasan seperti Bumi Perkemahan Pramuka "Lalemu Lewas" bisa dijadikan konservatori Anggrek Barsel karena kawasan itu memang habitat asli anggrek.
Adapun taman anggrek eks situ yang selama ini ada di Sanggu semakin perlu untuk lebih diperhatikan, bila perlu diperluas dan diseriusi penanganannya sehingga Sanggu yang selama ini identik dengan anggrek bisa lebih dikenali lagi.
Kami Barsel Promo melalui Nilam Orchid sudah membuka pusat penangkaran anggrek asli Barito Selatan di Jalan Keladan Nomor 47 Buntok dengan harapan dapat mendukung terus meningkatnya permintaan anggrek alam daerah ini dari luar daerah.
Kalau tidak ditangani dengan baik maka lambat laun anggrek asli akan hilang akibat hutannya hilang atau penjarahan aset alam yang tidak terkendali. Ingat..., hukum suplai dan deman berlaku dinamis di sini saat ini.
Kontak kami Maidi Al Harits nomor 0852 4951 3880.

SOS (Save Orchids Seriously)

SOS
Save Orchids Seriously. Selamatkan anggrek kami secara serius. Bagai mana tidak? Setiap hari hutan menyusut. Kayu-kayu sebagai induk semang anggrek bertumbangan. Lereng-lereng lembah dan gunung kapur dikapling dan diekspoitasi demi tujuan ekonomi praktis. Katanya saja Gerakan Menanam Satu Miliar Pohon, toh penebangan sangat masif, terencana dan babat habis setiap harinya. Ramuk rakai himba kampung diubrak-ubrak-lunyak.
Agar anggrek asli masih bisa terlihat dan dinikmati sebaiknya Pemerintah menyiapkan pencadangan lahan sebagai tempat konservasi alami karena Barito Selatan belum memiliki kawasan konservasi alam baik flora maupun fauna. Kawasan seperti Bumi Perkemahan Pramuka "Lalemu Lewas" bisa dijadikan konservatori Anggrek Barsel karena kawasan itu memang habitat asli anggrek.
Adapun taman anggrek eks situ yang selama ini ada di Sanggu semakin perlu untuk lebih diperhatikan, bila perlu diperluas dan diseriusi penanganannya sehingga Sanggu yang selama ini identik dengan anggrek bisa lebih dikenali lagi.
Kami Barsel Promo melalui Nilam Orchid sudah membuka pusat penangkaran anggrek asli Barito Selatan di Jalan Keladan Nomor 47 Buntok dengan harapan dapat mendukung terus meningkatnya permintaan anggrek alam daerah ini dari luar daerah.
Kalau tidak ditangani dengan baik maka lambat laun anggrek asli akan hilang akibat hutannya hilang atau penjarahan aset alam yang tidak terkendali. Ingat..., hukum suplai dan deman berlaku dinamis di sini saat ini.
Kontak kami Maidi Al Harits nomor 0852 4951 3880.

Selasa, 15 April 2014

HUNTING ANGGREK DI KAWASAN GUNUNG BINTANG AWAI (2)

HUNTING KEDUA
Hari sabtu, minggu dan senin tanggal 5-7 April 2014 diadakan lagi perjalanan berburu anggrek endemik di hutan alam Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah. Perjalanan tetap dimulai dari Buntok ibukota kabupaten Barito Selatan menuju wilayah kecamatan Gunung Bintang Awai tepatnya Luir melalui jalan perusahaan PT Mitra Tambang Utama (MTU) dan lanjut sampai ke Dukuh Toang.
.
Perjalanan tetap off road dengan sepeda motor dan menempuh jarak sekitar 78 km dengan waktu tempuh sekitar satu setengah jam. Perjelajahan ke daerah ini lebih menantang  dari perjalanan sebelumnya karena jalan setapak yang dijalani sangat jarang dilalui serta lebih bertebing dan licin. Adapun wilayah jelajah perjalanan ini adalah Dukuh Toang, Sungai Uyah dan Senango.
.
ANGGREK BARITO SELATAN
Maidi Al Harits dan tim yang terdiri dari Fernando dan Miske warga lokal, serta didampingi juga oleh Bapak Kepala Dukuh Toang dan beberapa anggota lainnya, berhasil mengidentifikasi berbagai anggrek alam yang masih cukup banyak di alam liar seperti Coelogyne Asperata, Calanthe Vestista, Spatoelottis Aplicata dan Dendrobium Aff Crocathum dan anggrek tanah tinggi lainnya.
.
Dalam hunting kali ini juga ditemukan bunga bangkai yang sudah tidak mekar lagi. Disamping itu masih didapati juga tumbuhan dari jenis keladi raksasa, pisang hutan dan flora serta fauna asli Kalimantan yang lain. 
 
Kawasan Gunung Bawo adalah wilayah tempat tinggal penduduk asli kabupaten Barito Selatan dari suku Bawo sehingga disamping memiliki hutan alam asli, fauna endemik, juga masih memiliki masyarakat asli yang perlu perhatian khusus dari Pemerintah.

Bagi yang ingin menggali informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami Barsel Promo 0813 4960 6504 atau Maidi di nomor 0852 4951 3880.

Oleh-oleh Kalimantan

Jan 12 Oleh-oleh Kalimantan Kami juga memasarkan beberapa jenis oleh-oleh khas Kalimantan, diantaranya mandau, tas manik motif Da...