Minggu, 22 Februari 2015

Anggrek Nilam Orchid Buntok


10733439_390355827787643_6531054067554189890_o

Alhamdulillah hujan sudah mulai merata. Hampir setiap hari curahannya membasahi bumi kabupaten Barito Selatan. Itu artinya kabut asap sudah sirna. Maka tunas-tunas tumbuhan pun mulai menampakkan awal kehidupannya.
DSC00020
Anggrek pun semoga sedikian juga adanya. Bagi kami dia adalah nadi kehidupan. Dia adalah sebagian dari kami karena kami adalah penangkar dan penjual anggrek alam.
f2ab2-2014-10-102b16-18-07
Bagi yang tertarik penangkaran anggrek dan berminat membeli anggrek bisa datang kepada Maidi,  CV. Nilam Orchid, Jalan Keladan Nomor 47 Buntok, nomor kontak / sms 0852 4951 3880.  Bisa juga kontak ke https://www.facebook.com/nilam.orchids

GUDEG ASLI DAYAK


GUDEG MEMANG ASLI JAWA
Tidak ada yang menampik jika gudeg adalah kuliner asli dari Jawa khususnya dari Daerah Istimewa Yogyakarta, Surakarta dan Jawa Tengah pada umumnya. 
.
Gudeg sebagai kuliner terkenal Jawa pada umumnya diolah dari bahan dasar nangka muda kecuali gudeg Manggar yang dibuat dari mayang atau bunga kelapa. 
.
Namun tahukah anda jika kecintaan kami yang non-Jawa kepada makanan khas Jawa ini telah menimbulkan kreasi lain di Barsel Promo Buntok?
.
GUDEG ASLI DAYAK
Kami dari Barsel Promo Buntok telah menguji coba resep gudeg Jawa dengan memakai bahan dasar asli Dayak dan hasilnya cukup memuaskan. Dari eksperimen ini didapat gudeg baru asli Dayak yaitu:
.
1. GUDEG CEMPEDAK
Bumbu, rempah dan cara pembuatan gudeng cempedak sama dengan gudeg Jawa, tapi tanpa daun jati. Bahan gudeg-nya berasal dari buah cempedak muda, bukan dari nangka. 
.
Adapun cara mengolahnya sama saja dengan gudeg nangka, cuma buah cempedak muda tidak dikupas langsung seperti nangka tetapi dibakar / dipanggang terlebih dahulu. Dapat disimpulkan: gudeg cempedak adalah gudeg Jawa dengan selera asli Dayak.
.
2. GUDEG MANDAI (KULIT CEMPEDAK)
Musim cempedak sudah biasa dengan surplus kulit cempedak. Disamping dijadikan hidangan  mandai goreng, sambal goreng mandai, dan terakhir kami buat keripik mandai, kulit cempedak ternyata bisa juga dibuat gudeg. Maka kami pun mencobanya menjadi Gudeg Mandai.
.
3. GUDEG NANGKA BELANDA (SIRSAK) 
Kami orang Dayak di Barito Selatan kalau terpaksa, malas atau rindu variasi lauk makan maka sesekali membuat sayur dari buah nangka Belanda atau sirsak muda. 
Buah sirsak muda setelah dikupas, diiris ukuran sedang dan disayur seperti membuat sayur santan yang dimasak dengan bayam dan waluh merah. 
.
Kami coba sirsak muda ini dengan bumbu gudeg dan ternyata bisa-bisa saja. Artinya..., sungguh kaya kuliner kita tatkala kita mau dan rajin mencobanya. 
.
Semua gudeg tersebut ternyata pas dimasak bersama dengan jamur hutan "kulat kurikit". 
.
Barsel Promo :  Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)  Info Anggrek : Maidi (0852 4951 3880)

KERIPIK JAMUR "KULAT KURIKIT"


karikit
KULAT ALIAS JAMUR
Jamur merupakan tumbuhan yang tidak memiliki klorofil (zat hijau daun) sehingga tidak bisa menghasilkan makanan sendiri melalui fotosintesis. Jamur hidup dengan mengambil zat makanan dan senyawa pati dari organisme lain. Jadi.., jamur hidupnya bergantung pada organisme lain sehingga sering kita jumpai jamur menempel pada batang pohon yang lapuk.
.
DSC00202
Ada ribuan jenis jamur di seluruh dunia dan tidak semua menguntungkan manusia atau dapat dikonsumsi. Beberapa jenis yang menguntungkan dan dapat dikonsumsi adalah jamur merang, jamur kuping, jamur shittake, jamur tiram dan jamur champignon. Dari jenis jamur tersebut, jamur kuping, jamur tiram dan jamur merang yang paling banyak dibudidayakan petani di Indoensia. 
.
DSC00203
KERIPIK KULAT KURIKIT
Di Kalimantan Tengah khususnya kabupaten Barito Selatan, tibanya musim hujan (Oktober - November -  Desember) 2014 ini membuat kami panen jamur hutan. Dan salah satu jamur hutan yang banyak dijual di pasar kampung adalah kulat kurikit. Jamur kurikit merupakan tumbuhan alam berwana abu-abu yang hidup di pohon karet lapuk. Ini terjadi karena pohon karet merupakan tanaman perkebunan yang sudah ada sejak masa penjajahan Eropa.
.
DSC00200
Barsel Promo mencoba mengolah jamur kurikit menjadi keripik dan hasilnya alhamdulillah baik. Karena itulah maka keripik jamur kurikit merupakan keripik musiman yang kami produksi disamping keripik kulit cempedak (mandai) dan keripik ikan lais / bilis.
.
Barsel Promo
Barsel Promo :  Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)  Info Anggrek : Maidi (0852 4951 3880)

BISAKAH KANTONG SEMAR DISELAMATKAN


Nepenthes tumbuhan tak berguna
Pada dasarnya tumbuhan kantong Semar sangat banyak di Kalimantan Tengah, merata di semua kabupaten. Bagi sebagian orang tumbuhan liar ini dianggap langka dan harus dilindungi. Namun bagi rakyat disini kantong semar adalah tumbuhan tidak berguna, dianggap semak dan tidak bernilai sama sekali. 
.
Disepanjang jalan poros Buntok - Palangka Raya masih sangat banyak tumbuh kantong Semar di kiri-kanan jalan. Begitu juga antara Sanggu - Sababilah - Tamiang Layang atau Buntok - Sababilah - Tabak Kanilan / Bundar, kantong Semar tersebar disana-sini. Tapi ironisnya, dia adalah semak sehingga setiap saat ditebas, dibakar dan tanpa manfaat apa pun. 
.
BISAKAH DISELAMATKAN?
Kantong Semar (Nepenthes spp.); Sedikitnya 4 spesies kantong semar yaitu: Nepenthes aristolochioides, Nepenthes dubia, Nepenthes lavicola (Sumatera) dan Nepenthes clipeata (Kalimantan) dengan status Critically Endangered (Kritis). 
.
Daftar tanaman langka Indonesia yang masuk dalam daftar status konservasi Endangered (Terancam Punah), salah satunya Nepenthes Sp (Kantong Semar). Terdapat 3 spesies kantong semar (Nepenthes) yang tergolong tanaman langka dengan status Endangered (Terancam), yaitu: Nepenthes boschiana, Nepenthes pilosa, dan Nepenthes talangensis.
.
Status tersebut tidak berguna di lapangan karena masyarakat tidak tahu. Pemerintah juga tidak ada tindakan nyata untuk menyelamatkan lahannya yang sangat luas di Kalimantan Tengah. Untuk itulah BARSEL PROMO Buntok mulai berusaha mencari lahan untuk menyelamatkan tanaman ini. Paling tidak kami berusaha menyelamatkan mata pencaharian kami dari alam yaitu anggrek, paku, semak kelakai / lambiding, kulat / jamur hutan dan putri malu air, yang dengan itu tentu terikut pula kantong Semar di dalamnya.
.
Alangkah indahnya kalau Pemerintah menetapkan hutan lindung atau suaka alam di kabupaten Barito Selatan dan kami bisa ikut memanfaatkan kawasan tersebut untuk mendukung usaha kami. Kami ingin alam ini lestari karena disanalah sumber utama usaha kami. 
.
Barsel Promo :  Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)  Info Anggrek : Maidi (0852 4951 3880)

Anggrek langka BARITO SELATAN Coelogyne fonstenbrarum


DATA UMUM
Dari data dalam http://orchidofborneo.blogspot.com/p/coelogyne_17.html, Coelogyne Lindl. 1821 adalah :
.

Keluarga: Anggrek-anggrekan
Subkeluarga: Anggrek Epipit
Suku: Podosil?
Subsuku: Coelogyninae
Marga: Coelogyne Lindl. 1821

.
Diperkirakan terdapat lebih dari 180 spesies dalam genus ini. Sebarannya mulai dari sebagian besar Asia Timur, India, Indonesia hinga Fiji. Sebagian besar terdapat di Kalimantan, Sumatra dan Himalaya.
.
Genus/Marga Bolborchis Lindl, Hologyne Pfitzer., dan Ptychogyne Pfitzer telah dimuat dan disingkat menjadi satu ke dalam Genus/Marga Coelogyne.
.
Nama ilmiah Coelogyne berasal dari kata Yunani koilos (kosong) dan gyne (wanita), merujuk pada stigma cekung.
.
Daftar spesies yang ditemukan di Borneo:
Coelogyne dayana
Coelogyne flexuosa
Coelogyne fonstenbrarum
Coelogyne foerstermanii
Coelogyne mayeriana
Coelogyne motleyi
Coelogyne palens
Coelogyne peltastes
Coelogyne rochusseni
Coelogyen trinervis
Coelogyne verrucosa
.
TEMUAN DI MADARA DAN BATAPAH
Dalam ekspedisi Barsel Promo tanggal 10-12 Desember 2014 di hutan Madara (Barito Selatan) sampai hutan Batapah (Kapuas) ditemukan jenis anggrek khas daerah yaitu Coelogyne fonstenbrarum. Anggrek ini sejenis dengan anggrek hitam (Coelogyne pandurata) dan anggrek Mutiara (Coelogyne asperata)  namun berbeda dan masih baru di daerah ini.
.
Semoga dengan posting semacam ini maka kecintaan kepada alam semakin bertambah dan keperdulian untuk tindak pelestarian alam bisa semakin gencar dilakukan. Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan dan kami mendukung sepenuhnya. 
.

Barsel Promo :  Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)  Info Anggrek : Maidi (0852 4951 3880)

ANGGREK HITAM BARITO SELATAN, AKANKAH TINGGAL KENANGAN


Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata) memang masih dijumpai di hutan alam kabupaten Barito Selatan. Keberadaanya terdeteksi dari kunjungan kami awal Desember 2014 di hutan desa Madara, Tetei Lanan dan desa Sire. Ini tidak termasuk wilayah desa Sanggu sebagai tempat pertama dikenalkannya anggrek hitam di Barito Selatan. Masalahnya hutan semakin menyusut, baik akibat perambahan, pertambangan, kebakaran lahan, juga alih fungsi menjadi pemukiman, lahan perkebunan dan pertanian. Dengan demikian tanda-tanda kepunahan anggrek alam sudah sangat gawat darurat.

Memang anggrek alam ini dipelihara dengan baik di Taman Nasional "Kersik Luai" Kalimantan Timur. Namun sebagai tumbuhan endemik hutan Barito Selatan kiranya habitat alaminya harus juga dipertahankan. Paling tidak Pemerintah Daerah mau mencadangkan lahan hutan untuk mempertahankan anggrek ini berikut kekayaan apa saja yang ada di dalamnya. Terus terang, kami sangat khawatir dengan perkembangan yang kurang baik ini.

Anggrek Hitam tersusun pada rangkaian tandan dengan panjang 15-20 cm. Jumlah bunganya mencapai 14 kuntum per tandan. Kelopak bunga berbentuk lanset, lancip dan berwarna hijau muda. Mahkota bunganya lancip berwarna hijau muda, di tengahnya terdapat lidah berbentuk biola bertekstur warna hitam dengan  latar hijau muda. 
.

Barsel Promo :  Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)  Info Anggrek : Maidi (0852 4951 3880)

RESEP TUMIS PUTRI MALU SAAT SHOOTING LAPTOP SI UNYIL TRANS-7 DI BUNTOK


Pada shooting Trans-7 untuk "Laptop Si Unyil" yang dilaksanakan pada Jum'at sore tanggal 12 Desember 2014 di Barsel Promo, Jalan Panglima Batur nomor 7 Buntok, dilakukanlah proses pembuatan tumisan khas daerah. Hidangan sayur untuk teman makan nasi tersebut bernama Tumis Keruh Sasupan.  
.
TUMIS KERUH SASUPAN

Bahan  / Bumbu
1  ikat putri malu air (sasupan)
½  mangkok jamur hutan (kulat baputi / kulat menyak)
¼ mangkok  labu merah (baluh bahandang) dipotong dadu
3 batang tebu hanteluh / tebu telur / tebu sayur, dipotong agak tebal
3 buah jagung muda, diiris pipih memanjang
2 cabe merah / hijau besar, iris serong
2 buah tomat merah, diiris tipis
2 biji bawang putih, diiris tipis
2 biji bawang merah, dipotong kasar
Santan secukupnya. Gula dan garam secukupnya. Minyak goreng dan air secukupnya
.
Cara membuat :
1.Putri malu diambil daunnya saja, cuci dan tiriskan
2.Kulat (jamur), baluh (labu), potongan tebu, jagung muda dicuci lalu tiriskan
3.Tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum, kemudian tambahkan cabe, aduk  rata
4.Masukkan air, garam dan gula, tunggu panas lalu masukkan putri malu,  aduk rata mendekati matang
5.Apabila putri malu matang, masukkan potongan tebu, disusul irisan jagung, tomat, terakhir kulat (jamur) dan  tunggu sampai matang, cicipi.
.
Sekian, semoga bermanfaat adanya, amin.
.
Barsel Promo :  Syamsuddin Rudiannoor (0813 4960 6504)  Info Anggrek : Maidi (0852 4951 3880)

Oleh-oleh Kalimantan

Jan 12 Oleh-oleh Kalimantan Kami juga memasarkan beberapa jenis oleh-oleh khas Kalimantan, diantaranya mandau, tas manik motif Da...