Kamis, 06 Desember 2012

MENGINJAK MUSHAF AL QUR’AN



Redaksi Salam-Online – Injak Al-Qur’an, Pembunuh Mahasiswi UIN Lecehkan Kitab Suci, FPI Siap Turun ke Sidang Izzun”. Berita ini juga disiarkan secara nasional di Metro-TV, TV-One, RCTI dan lain-lain secara lengkap dengan komentar dan gambar hidupnya.

Tragedi penginjakan Al-Qur’an oleh terdakwa M Soleh alias Oleng di PN Tangerang, pada Selasa, 4 Desember 2012 sore dinilai sebagai penghinaan besar bagi umat Islam. Karenanya Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Tangerang siap turun ke sidang Izzun–mahasiswi UIN yang dibunuh.

“Ini benar-benar penghinaan bagi umat Islam. Al-Qur’an adalah kitab suci umat Islam. Apa yang dilakukan pelaku adalah perbuatan kafir,” kata Uwan Suwarna, Sekertaris FPI Kabupaten Tangerang seperti dikuitp okezone pada  Rabu (5/12/2012).

Tragedi semacam itu bukanlah yang pertama dikalangan ummat Islam. Dalam bulan Januari 2012,  “Siswa Pasaman Dipaksa Gurunya Injak Al Quran“. Warga Pasaman pun geger. Oknum guru berinisial SW di satu SMA Negeri di Pasaman (Provinsi Sumatera Barat) menghukum 26 siswanya dengan cara menginjak-injak Al Quran. Akibatnya ke-26 siswa tersebut trauma karena dihantui rasa berdosa.

Informasi yang dihimpun Padang Ekspres menyatakan kejadian ini berawal dari rasa tidak senang oknum guru tersebut karena diejek oleh siswanya. Namun hukuman yang diterapkannya sungguh di luar kewajaran. Guru yang tak terpuji itu menghukum para siswa dengan cara menginjak Al-Quran, Rabu (18/1-2012).

Nah coba bayangkan? Sekarang ini Al Qur’an secara fisik sudah berani diinjak-injak secara terbuka di depan umum. Ummat Islam yang mayoritas di negeri ini tampaknya enjoy saja menyaksikan peristiwa yang bangsat kurang ajar itu dipertontonkan. Apatah lagi ajaran-Nya? Sungguh pasti penistaan ajaran Al Qur’an tentu sudah sampai kepada taraf yang dilecehkan secara lebih terang-terangan lagi. Artinya, kita ini memang ummat Islam yang sangat lemah luar dalam sehingga sudah pantas masuk neraka.
Tidak kah tergerak hati kita untuk segera berjihad menerapkan Islam dalam kehidupan ini sehingga tidak ada lagi penistaan kepada ajaran Islam, baik langsung maupun tidak, baik tampak maupun tersembunyi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Oleh-oleh Kalimantan

Jan 12 Oleh-oleh Kalimantan Kami juga memasarkan beberapa jenis oleh-oleh khas Kalimantan, diantaranya mandau, tas manik motif Da...